Matapena.news, Bolsel – Di Halaman Masjid Raudhatul Jannah Desa Tobayagan Bersatu, suasana jelang berbuka puasa pada Minggu 1 Maret 2026, nampak berbeda dari biasanya.
Tawa pemuda bersahutan, warga datang silih berganti, sementara berbagai aktivitas berlangsung dalam suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Selama sepekan, tempat itu berubah menjadi ruang pertemuan masyarakat, pemuda, dan berbagai pihak melalui kegiatan “Ramadan Ceria”.
Kegiatan yang digagas Karang Taruna Tobayagan ini berlangsung hingga Minggu, 8 Maret 2026. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), serta mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat.
Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Pinolosian Tengah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta pemuda dari berbagai desa lingkar tambang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Sekretaris Kecamatan Pinolosian Tengah, Rismanto Podomi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para pemuda yang mampu menghadirkan kegiatan bernuansa produktif selama bulan suci Ramadan.
“Saya mengapresiasi adik-adik Karang Taruna, sebab bisa menghadirkan kegiatan produktif dengan nuansa Islami di Bulan Ramadan ini. Dan tentunya terima kasih atas support dan dukungan dari PT JRBM, sebab tanpa kolaborasi, kegiatan seperti ini rasanya akan sulit dilaksanakan,” ujar Rismanto.
Selama pelaksanaan kegiatan, halaman masjid yang biasanya menjadi ruang ibadah harian berubah menjadi pusat aktivitas keagamaan dan kebersamaan warga. Sejumlah perlombaan bernuansa Islami digelar untuk melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
Empat cabang lomba menjadi bagian dari rangkaian Ramadan Ceria, yakni Lomba Da’i/Da’iah kategori remaja, Lomba Adzan kategori anak-anak, Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kategori anak-anak, serta Lomba Cerdas Cermat keagamaan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK.
Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak, remaja, hingga kaum ibu untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PT JRBM, Muh. Rudi Rumengan, menilai kegiatan seperti ini penting sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kerja sama antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami menganggap kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan dan dikembangkan. Sebab dari kegiatan ini kita belajar bagaimana kolaborasi bisa terbentuk, dan komunikasi bisa terjalin dengan baik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perusahaan terbuka terhadap ide dan gagasan dari generasi muda di wilayah lingkar tambang. “Kalau ada ide maupun gagasan dari teman-teman Karang Taruna, silakan sampaikan ke kami. Jika itu baik untuk bersama, kita bisa laksanakan, contohnya seperti kegiatan ini,” tambahnya.
Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan, Fando W. Abdul, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Sebagai perwakilan Karang Taruna Lingkar Tambang Bolsel yang berkolaborasi dalam kegiatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada PT JRBM, sebab telah mendukung kami dalam melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Tokoh pemuda Bolaang Mongondow Selatan, Rinaldi Potabuga, juga menilai kegiatan tersebut menjadi contoh penting bagaimana pemuda dapat membangun kemitraan positif dengan pihak swasta. “JRBM membuka pintu bagi kita sebagai anak-anak lingkar tambang. Maka yang perlu kita persiapkan adalah potensi dan kemampuan untuk menjalin kerja sama dalam hal-hal positif,” kata Rinaldi.
Sementara itu, General Manager External Relations and Security PT JRBM, Andreas Saragih, menilai sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat diwujudkan melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna.
“Bagi kami di JRBM, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang sebuah acara Ramadan, tetapi tentang bagaimana kita membangun ruang kolaborasi yang positif antara perusahaan, pemuda, dan masyarakat,” ujar Andreas.
Ia berharap semangat kebersamaan yang lahir dari kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak inisiatif positif dari generasi muda di wilayah lingkar tambang.***






